Tangki air disebut juga toren atau ada juga yang menyebutnya tandon. Fungsinya sebagai penampung air untuk memenuhi kebutuhan air di rumah. Keberadaan tangki air sangat berguna, misalnya jika ada kerusakan PDAM sehingga menyebabkan gangguan aliran air. Memilih tangki air perlu perhitungan agar berfungsi maksimal. Maka dari itu, Anda perlu tahu tips memilih tangki air yang baik untuk di rumah.

1. Mengenal Jenis-Jenis Tangki Air Sebelum Membeli

Tangki air punya beberapa jenis berdasarkan material pembuatnya. Sebelum membeli tangki air sebaiknya Anda mengetahui jenis-jenis tangki air agar tidak salah pilih. Material pembuat tangki air di antaranya adalah fiberglass, stainless stell dan Plastik PE (Polythylene).

Sesuaikan jenis material tangki air dengan kebutuhan Anda. Tangki air fiberglass lebih awet karena tahan panas, kuat, tahan benturan dan anti karat. Tangki air stainless stell cukup awet tapi kurang cocok untuk menyimpan air tanah. Sedangkan tangki air plastik harganya ekonomis dan tahan benturan.

2. Mengetahui Kebutuhan Air di Rumah

Kebutuhan air tiap rumah berbeda. Oleh karena itu, sebelum Anda memilih tangki air yang tepat Anda harus mengetahui berapa kira-kira kebutuhan air di rumah. Hal ini akan berpengaruh pada pilihan ukuran tangki air yang pas dengan kebutuhan air di rumah Anda. Ukuran tangki ada yang 2 meter sampai dengan 7 meter.

3. Memastikan Kualitas Tangki yang Baik

Kualitas tangki air ditentukan dari jenis material, merek hingga harganya. Anda perlu memilih jenis tangki air yang sesuai dengan budget. Namun, tetap perhatikan kualitas tangki air yang baik agar tahan lama. Tangki air kualitas baik yaitu tahan dengan perubahan suhu, tahan benturan, tidak mudah pecah atau bocor. 

Selain itu, tangki air kualitas baik punya beberapa lapisan untuk memastikan tangki air kokoh dan punya daya tahan kuat. Pastikan tangki air mudah dibuka dan ditutup. Model penutup bergulir pada tangki memudahkan saat membuka tutup tangki air.

4. Menyesuaikan dengan Struktur dan Kekuatan Bangunan

Tangki air atau toren biasanya diletakkan di bagian atas rumah agar tidak memakan ruang di dalam rumah dan mengganggu aktivitas. Ukuran tangki yang besar dan perkiraan beban tangki air setelah terisi air perlu diperhitungkan dengan kekuatan dan struktur bangunan rumah Anda. 

Sebagai alternatif jika bangunan kurang kuat, Anda bisa meletakkan tangki air di halaman belakang rumah. Bisa juga Anda menaruh tangki air di bagian rumah yang punya ruang cukup luas dan tidak mengganggu aktivitas. Sesuaikan ruang tempat meletakkan tangki dengan ukuran tangki air yang Anda pilih.

5. Memahami Sistem Instalasi Tangki yang Efektif

Sebelum menentukan membeli jenis tangki air yang cocok, Anda perlu paham sistem instalasi tangki yang efektif. Ada dua jenis sistem instalasi untuk tangki air yaitu sistem instalasi menggunakan air PDAM atau menggunakan sistem instalasi sumur bor. Penting memasang pipa ventilasi agar sirkulasi udara pada tangki air tetap stabil.

Itulah beberapa tips tips memilih tangki air yang baik untuk di rumah. Semoga tips ini bisa membantu Anda memilih jenis tangki air yang tepat dan baik. Pemilihan tangki air yang tepat bertujuan supaya tangki air bisa berfungsi dengan baik. Kesalahan memilih tangki air bisa menyebabkan tangki tidak terpakai atau cepat rusak.

Yuk cari tahu informasi selengkapnya mengenai Tangki Air EXCEL melalui video berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=xg-fgYN0aqI