Tentu sebelum memasang tangki air ada hal yang perlu diperhatikan. Tentunya hal tersebut sangat penting untuk diketahui agar nantinya tidak akan bermasalah. Begitu juga dengan jenis penampung airnya perlu diperhatikan.

Fungsi dari tangki air sendiri sangat banyak dan setiap rumah sebaiknya memilikinya. Sehingga saat membutuhkan air sewaktu-waktu ataupun airnya ada kendala maka tidak bingung. Karena Anda sudah memiliki persediaan air.

Manfaat penampung air ataupun biasa disebut toren sangat banyak. Apalagi ditempat perkotaan yang sangat langka memiliki sumur sendiri. Maka biasanya mengambil air di PDAM, yang bisa mati sewaktu-waktu.

Dengan begitu, memiliki toren sangat penting juga untuk menghemat listrik. Biasanya karena tidak memiliki tampungan maka Anda sering menyalakan mesin airnya. Hal tersebut tentu bisa membuat tagihan listrik membengkak.

Sehingga agar lebih hemat maka Anda dapat memasang tangki air. Jenis tangkinya juga beragam, tergantung pemasangannya. Selain jenis tentu harganya juga bervariasi, sehingga Anda bisa memilih sesuai keinginan dan kebutuhan.

5 Hal Harus Diperhatikan Memasang Tangki Air

Terdapat berbagai jenis tampungan begitu juga bahannya. Namun, sebelum memasang maka Anda harus perhatikan dengan benar beberapa hal seperti jenis maupun lainnya. Berikut 5 hal yang perlu Anda perhatikan.

1. Memilih Jenis yang tepat dan sesuai
Hal yang perlu diperhatikan pertama adalah dengan memilih jenis tangki air yang tepat. Seperti tangki stainless steel maupun plastic. Semua tentu memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

Sebaiknya disesuaikan dengan budget anda. Untuk jenis stainless steel lebih aman, kemudian tidak ada kandungan merkuri serta perawatan mudah. Akan tetapi untuk harga relative lebih mahal.

Sedangkan untuk tangki jenis plastic, jauh lebih murah namun Anda harus menguras secara berkala. Perawatannya juga lebih susah dibandingkan yang stainless steel. Untuk harga bervariasi tergantung ukurannya.

2. Pilih ukuran yang sesuai dengan keluarga
Kemudian pilih ukuran sesuai dengan jumlah keluarga. Tentu setiap orang memiliki kebutuhan air yang berbeda beda, satu orang biasanya membutuhkan 233 liter perharinya. Kemudian kalikan dengan jumlah anggota keluarga.

Sehingga pilih tendon atau tampungan air yang sesuai dengan jumlah kebutuhan harian anggota keluarga. Misalnya didalam rumah terdapat 4 orang, maka setidaknya Anda membutuhkan air sebanyak 1.000 liter.

Sehingga agar tidak kekurangan air, maka lebih baik untuk membeli ukuran volume lebih besar. Namun, Anda juga perlu memperhatikan ruang maupun lahan yang akan dipakai menaruh tangki airnya.

3. Lokasi penempatan tampungan atau tangkinya
Kemudian tentukan lokasi yang tepat untuk meletakkan tendon ataupun tangki. Seperti menggunakan menara besi, beton maupun dengan cara dipendam. Semua harus ditentukan agar bisa memilih jenis tangkinya.

Jika diletakkan di tempat tinggi, maka bertujuan agar air dapat mengalir lebih deras dan tidak perlu pompa listrik. Kemudian pastikan bahwa tendon berada jauh dari sinar matahari.

4. Memiliki bola volume air otomatis
Kemudian agar tampungan bisa mengatur volumenya secara otomatis maka sebaiknya memakai pelampung bila. Karena pelambung bola akan mengambang diatas permukaan airnya. Karena pelampung bila terhubung oleh keran.

5. Menggunakan pelampung radar
Selain bola Anda juga harus memiliki pelampung radar. Jika pelambung radar pada level bawah maka menarik switch on pompa listrik. Jika level atas maka pelampung melepas switch dari pompa listrik.

Hal tersebut harus diperhatikan dengan baik oleh semua orang. Jangan sampai ada yang terlewat, begitu juga dengan pelampung bola maupun radar. Karena saat memasang tangki air juga memerlukannya.

Yuk cari tahu informasi mengenai cara efisien dan rinci dalam memasang Toren air Stainless Steel EXCEL dijamin 100% anti lumut pada video berikut ini https://youtu.be/qXZzjVNL4_g