Tahukah Anda bahwa pemasangan tangki air di rumah tidak bisa sembarangan? Pemasangan tangki air perlu perhitungan dan perencanaan yang jelas agar berfungsi maksimal dan awet. Teknik pemasangan yang kurang baik bisa mengganggu fungsi tangki air tersebut. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui cara memasang tangki air di rumah yang baik dan benar. Ada langkah-langkah atau cara agar pemasangan tangki air di rumah bisa efektif. Simak caranya dalam penjelasan berikut ini!

1. Memilih Tempat yang Cukup

Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin memasang tangki air adalah pemilihan tempat. Tangki air punya ukuran cukup besar, pastikan ada ruang yang cukup luas atau lebar untuk menempatkan tangki air di rumah. Umumnya, tangki air diletakkan di bagian atas rumah karena posisi yang tinggi lebih memudahkan aliran air ke rumah. 

Hindari memasang tangki air di bagian rumah yang sering dilalui orang karena bisa mengganggu aktivitas. Hal ini juga untuk menghindari kecelakaan yang bisa saja terjadi jika tangki air terjatuh. Area septik atau gudang di lantai bawah sebaiknya tidak dijadikan tempat menyimpan tangki air.

2. Menentukan Alas Tangki yang Tepat

Alas tangki air harus tepat agar tangki bisa berdiri dengan stabil. Pastikan alas tangki air memiliki permukaan yang rata dan datar. Jika alas miring atau tidak rata bisa berisiko tangki tidak kuat getaran dan mudah jatuh. Periksa bagian alas tangki sekali lagi. Jangan sampai ada benda-benda yang berpotensi merusak tangki, seperti batu kerikil atau benda tajam. Kerangka besi dan alas beton merupakan jenis alas tangki air yang ideal.

3. Memastikan Pondasi Tangki Kuat

Tangki air yang telah terisi akan punya beban yang berat. Maka, Anda harus memastikan pondasi cukup kuat untuk menahan beban tangki air dalam keadaan terisi penuh. Jika Anda berencana membuat tempat baru di luar rumah untuk menaruh tangki, perhitungkan bahan yang digunakan sebagai pondasi. Pondasi harus kuat menahan beban tangki air dalam waktu lama.

4. Jangan Lupa Menyiapkan Pipa Ventilasi

Hal yang tidak boleh dilupakan ketika memasang tangki air adalah pipa ventilasi. Biasanya pipa ventilasi telah disediakan oleh produsen tangki air. Fungsi pipa ini sebagai sirkulasi udara di dalam tangki. Pipa berkaitan dengan kapasitas tangki air. Semakin besar ukuran pipa maka akan semakin besar kapasitas air yang tertampung dan aliran air yang dihasilkan lebih deras.

5. Gunakan Pelampung Otomatis

Pelampung disebut juga water level control. Pelampung otomatis pada tangki air cukup penting karena berguna sebagai pengontrol kapasitas air secara otomatis. Pelampung otomatis ini memiliki dua bagian yang terbuat dari plastik berbentuk tabung. 

Ketika tangki air kosong, bagian pelampung menggantung di bagian bawah tangki air. Kemudian, secara otomatis pelampung akan menarik sakelar dan menghidupkan pompa air untuk mengisi tangki. Saat tangki air terisi maka pelampung akan naik dan sakelar akan tertahan sehingga pengisian air berhenti otomatis.

Cara memasang tangki air di rumah ternyata tidak sulit, kan? Anda bisa melakukannya sendiri atau dengan bantuan teknisi jika perlu. Hal yang terpenting dalam memasang tangki air adalah tangki berada di tempat yang tepat dan aman agar bisa berfungsi dengan optimal. Jangan lupa, setelah terpasang tangki air perlu dijaga kebersihannya untuk menjaga kualitas air di rumah Anda.

Nah untuk Sobat EXCEL yang masih bingung memilih ukuran tangki air untuk di rumah, yuk simak video 3 Tips pintar untuk memilih ukuran toren air sesuai jumlah anggota keluarga, cara memilih tangki air rumah serta tips agar lebih hemat listrik memakai Tangki air EXCEL berikut ini https://youtu.be/8q_pux0uu04